Aksiologi Ilmu Komunikasi: Integrasi Logika, Etika, dan Estetika dalam Membangun Peradaban Manusia
Keywords:
Aksiologi, ilmu komunikasi, logika, etika, estetikaAbstract
Perkembangan peradaban manusia yang pesat berkat ilmu dan teknologi membawa dua sisi mata uang; kemudahan hidup di satu sisi dan potensi dehumanisasi di sisi lain apabila ilmu terlepas dari nilai. Artikel ini mengkaji aksiologi ilmu komunikasi, yakni cabang filsafat yang membedah nilai kegunaan ilmu serta tanggung jawab moral seorang ilmuwan maupun komunikator. Studi ini menegaskan bahwa komunikasi tidak bebas nilai, melainkan terikat pada pertimbangan nilai (value judgment) yang harus dilakukan komunikator sebelum pesan disampaikan. Pembahasan difokuskan pada tiga dimensi fundamental aksiologi komunikasi: logika, etika, dan estetika. Logika berperan sebagai landasan penalaran untuk memastikan kebenaran pesan dan mencegah kesesatan berpikir. Etika, yang mencakup perspektif moral umum dan komunikasi Islam, menuntut kejujuran, akurasi, serta kepantasan perilaku dalam interaksi sosial. Sedangkan estetika berfungsi menghadirkan nilai seni dan keindahan dalam penyampaian pesan, seperti melalui retorika, guna menciptakan daya tarik bagi komunikan. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi sangat bergantung pada sinergi ketiga komponen tersebut; di mana logika menjaga kebenaran, etika menjaga kepantasan, dan estetika menjaga keindahan, sehingga ilmu komunikasi dapat memberikan kemanfaatan yang konstruktif bagi peradaban manusia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kamaruzzaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

