Interpretasi Makna Istidraj Dalam Qs. Al-Mu'minūn Ayat 55-56 Dalam Tafsir Al-Maraghi (Analisis Fenomena Istidraj Di Era Kontemporer)
Keywords:
makna istidraj, surat al mu'minun, tafsir al maraghi, era kontemporerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Interpretasi Makna Istidrāj Dalam QS. Al-Mu'minūn Ayat 55-56 Menurut Perspektif Ahmad Mustafa Al-Mārāghi Dalam Tafsir Al-Mārāghi, dan juga mengetahui Bagaimana Relevansi Tafsir Al-Mārāghi dalam Memahami Fenomena Istidrāj di Kehidupan Umat Islam di Era Kontemporer. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research (kajian pustaka), menggunakan pendekatan kualitatif dan metode tahlili (analisis) melalui penafsiran Al-Qur’an, menggunakan Tafsir Al-Mārāghi karya Ahmad Mustafa Al-Mārāghi pada QS. Al-Mu’minūn ayat 55-56 sebagai sumber utama. Hasil penelitian ini menunjukkan, 1). Tafsir Al-Mārāghi menekankan bahwa pemberian Allah berupa harta, dan anak-anak kepada orang-orang kafir bukanlah tanda kasih sayang atau keridaan-Nya. Sebaliknya, itu merupakan bentuk ujian dan Istidrāj (penurunan secara bertahap) yang dapat menjerumuskan mereka kepada dosa dan kesombongan yang lebih dalam. 2). Relevansi tafsir Al-Mārāghi sangat nyata dalam kehidupan kontemporer, di mana kemajuan teknologi, kelimpahan materi, dan keberhasilan duniawi sering kali dijadikan indikator keberkahan. Banyak individu atau kelompok yang jauh dari nilai-nilai moral dan spiritual, justru tampak semakin sukses secara duniawi. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami Istidrāj sebagai peringatan agar tidak tertipu oleh kenikmatan dunia yang dapat menjauhkan dari nilai-nilai spiritual dan ketaatan kepada Allah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhkamat : Jurnal Ilmu Al-Quran dan Tafsir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


