Liberalisme dan Reformasi Pemikiran Islam: Kajian Genealogis atas Wacana Keagamaan, Gender, dan Politik di Indonesia

Authors

DOI:

https://doi.org/10.47766/almabhats.v9i2.5511

Keywords:

Liberalism, Islamic Thought, Religious Moderation, Gender Equality, Indonesia

Abstract

Abstract:  This study examines the influence of liberal thought on the development of Islamic religious, social, and political discourse, focusing on how liberal ideas have shaped reform movements within the Muslim world, particularly Indonesia. Employing a qualitative library-research design, the study synthesizes primary and secondary literature books, peer-reviewed journal articles, and mainstream media reports concerning the historical trajectory of liberalism in both Western and Islamic contexts. The analysis traces liberal currents from the classical Islamic intellectual efflorescence of the Abbasid translation movement through to the emergence of the Liberal Islam Network (Jaringan Islam Liberal) in early twenty-first-century Indonesia. Findings indicate that liberalism has functioned less as an imported ideology than as a catalytic framework that intersects with indigenous reformist impulses, producing contextual reinterpretation of sacred texts, expanded discourse on gender justice, and a distinctive Indonesian model of religious moderation (moderasi beragama) that mediates between rigid conservatism and unrestrained secular liberalism. The study contributes a novel Before–After conceptual model and a Multi-Level Framework spanning individual, communal, socio-cultural, and politico-structural levels that maps how liberal ideas are absorbed, contested, and localized within Islamic thought. These findings offer both theoretical refinement for the sociology of religion and practical implications for religious-moderation policy in plural societies.

Abstrak: Penelitian ini mengkaji pengaruh pemikiran liberal terhadap perkembangan wacana keagamaan, sosial, dan politik Islam, dengan fokus pada bagaimana gagasan-gagasan liberal telah membentuk gerakan-gerakan reformasi di dunia Muslim, khususnya di Indonesia. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif berbasis pustaka, penelitian ini mensintesis literatur primer dan sekunder buku, artikel jurnal yang telah ditelaah oleh rekan sejawat, dan laporan media arus utama mengenai lintasan historis liberalisme baik dalam konteks Barat maupun Islam. Analisis ini menelusuri arus-arus liberal mulai dari kebangkitan intelektual Islam klasik pada gerakan penerjemahan Abbasiyah hingga munculnya Jaringan Islam Liberal di Indonesia pada awal abad ke-21. Temuan menunjukkan bahwa liberalisme berfungsi bukan sekadar sebagai ideologi impor, melainkan sebagai kerangka kerja katalitik yang bersinggungan dengan dorongan reformis lokal, sehingga menghasilkan penafsiran ulang teks-teks suci yang kontekstual, perluasan wacana tentang keadilan gender, serta model moderasi beragama khas Indonesia yang menjadi jembatan antara konservatisme kaku dan liberalisme sekuler yang tak terkendali. Studi ini menyajikan model konseptual “Sebelum–Sesudah” yang inovatif serta Kerangka Kerja Multi-Tingkat yang mencakup tingkat individu, komunal, sosio-budaya, dan politiko-struktural yang memetakan bagaimana gagasan-gagasan liberal diserap, diperdebatkan, dan dilokalkan dalam pemikiran Islam. Temuan-temuan ini memberikan penyempurnaan teoretis bagi sosiologi agama sekaligus implikasi praktis bagi kebijakan moderasi beragama dalam masyarakat plural.

References

Abror, M. (2020). Moderasi Beragama dalam Bingkai Toleransi. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 143–155. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174

Almu'tasim, A. (2019). Berkaca NU dan Muhammadiyah dalam Mewujudkan Nilai-Nilai Moderasi Islam di Indonesia. Tarbiya Islamia: Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 8(2), 199–212. https://doi.org/10.36815/tarbiya.v8i2.474

Aprianty, S., Syawaluddin, M., & Otoman, O. (2022). Pemikiran Islam Liberal di Indonesia (Dinamika Perkembangan Tahun 1980–2010). Tanjak: Sejarah dan Peradaban Islam, 2(3), 309–321. https://doi.org/10.19109/tanjak.v2i3.14029

Arif, S. (2020). Moderasi Beragama dalam Diskursus Negara Islam: Pemikiran KH Abdurrahman Wahid. Jurnal Bimas Islam, 13(1), 73–104.

Aziz, A. (2021). Moderasi Beragama dalam Perspektif Alquran (Sebuah Tafsir Kontekstual di Indonesia). Jurnal Al-Burhan, 21(2), 218–231.

Bahaf, M. A. (2015). Islam Liberal Indonesia: Sejarah dan Konsepsi. Serang: Penerbit A-Empat.

Barton, G. (1999). Gagasan Islam Liberal di Indonesia: Pemikiran Neo-Modernisme Nurcholish Madjid, Djohan Effendi, Ahmad Wahib, dan Abdurrahman Wahid. Jakarta: Paramadina.

BBC News Indonesia (2018). Penyerangan Nduga, Papua: 'Bukan Kelompok Kriminal Tapi Pemberontak'. BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-46435847

Browers, M. (2015). Islam in Liberalism. Cambridge Review of International Affairs, 28(3), 527–532. https://doi.org/10.1080/09557571.2015.1058062

Daud (2019). Feminisme Islam di Indonesia: Antara Gerakan Modernisme Pemikiran Islam dan Gerakan Perjuangan Isu Gender. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 16(2), 113–124. https://doi.org/10.15408/harkat.v16i2.17572

Dewi, E. (2018). Islam Liberal di Indonesia (Pemikiran dan Pengaruhnya dalam Pemikiran Politik Islam di Indonesia). JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(2), 18–32. https://doi.org/10.14710/jiip.v2i2.2119

Dwi, F. & Nurwahidin (2022). Feminisme dan Kesetaraan Gender dalam Kajian Islam Kontemporer. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(1), 172–182. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i1.6038

Fadlan (2012). Islam, Feminisme, dan Konsep Kesetaraan Gender dalam Al-Qur'an. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 19(2), 105–119. https://doi.org/10.19105/karsa.v19i2.60

Fahri, M. & Zainuri, A. (2019). Moderasi Beragama di Indonesia. Intizar: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Keislaman, 25(2), 95–100. https://doi.org/10.19109/intizar.v25i2.5640

Faiqah, N. & Pransiska, T. (2018). Radikalisme Islam vs Moderasi Islam: Upaya Membangun Wajah Islam Indonesia yang Damai. Jurnal Al-Fikra, 17(1), 33–60.

Fikri, M. R., Maulana, M. R., & Assadiyyah, M. A. S. (2020). Liberalisme dalam Islam Menurut Tafsir Maudhu'i. Journal of Quran Education and Teaching, 2(3), 1039–1050.

Hefner, R. W. (2000). Civil Islam: Muslims and Democratization in Indonesia. Princeton, NJ: Princeton University Press.

Hidayati, H. (2023). Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam di Era Multikultural. Schemata: Jurnal Pascasarjana UIN Mataram, 12(2), 93–108. https://doi.org/10.20414/schemata.v12i2.9104

Imaduddin, M. (2017). Dampak Liberalisasi Pemikiran Islam terhadap Kehidupan Sosial. Kalimah, 15(1), 1–18.

Islamy, A. (2022). Pendidikan Islam Multikultural dalam Indikator Moderasi Beragama di Indonesia. Jurnal Analisa Pemikiran Insaan Cendikia (APIC), 5(1), 48–61. https://doi.org/10.54583/apic.vol5.no1.87

Junaedi, E. (2022). Moderasi Beragama dalam Tinjauan Kritis Kebebasan Beragama. Jurnal Harmoni, 21(2), 330–339. https://doi.org/10.32488/harmoni.v21i2.641

Katimin (2017). Politik Islam: Studi tentang Asas, Pemikiran, dan Praktik dalam Sejarah Politik Umat Islam. Medan: Perdana Publishing.

Kompas.com (2024). Soal Polemik Pelepasan Jilbab Paskibraka, Menag: Hijab Itu Hak, Kita Harus Hormati. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2024/08/16/13542561/soal-polemik-pelepasan-jilbab-paskibraka-menag-hijab-itu-hak-kita-harus

Kompas.com (2018). Anggota Komisi I: Pembunuhan 31 Pekerja di Nduga Papua Teror terhadap Negara. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2018/12/04/22052551/anggota-komisi-i-pembunuhan-31-pekerja-di-nduga-papua-teror-terhadap-negara

Kompas.com (2024). PBNU Minta BPIP Koreksi Aturan Larangan Jilbab bagi Paskibraka. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2024/08/14/19482071/pbnu-minta-bpip-koreksi-aturan-larangan-jilbab-bagi-paskibraka

Kompas.id (2021). Moderasi Beragama. Kompas.id. https://www.kompas.id/artikel/moderasi-beragama

Kompas.id (2021). Membangun Kebijakan Moderasi Beragama yang Efektif. Kompas.id. https://www.kompas.id/artikel/membangun-kebijakan-moderasi-beragama-yang-efektif

Kurzman, C. (Ed.) (2001). Wacana Islam Liberal: Pemikiran Islam Kontemporer tentang Isu-Isu Global. Jakarta: Paramadina.

Latuapo, I. (2021). Islam Liberal, Sejarah Perkembangannya, dan Kritik serta Saran terhadap Pemikiran Islam Liberal. RETORIKA: Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(1), 55–72. https://doi.org/10.47435/retorika.v3i1.591

Lestari, J. (2020). Pluralisme Agama di Indonesia: Tantangan dan Peluang bagi Keutuhan Bangsa. Al-Adyan: Journal of Religious Studies, 1(1), 33–38. https://doi.org/10.15548/al-adyan.v1i1.1714

Massad, J. A. (2015). Islam in Liberalism. Chicago: University of Chicago Press. https://doi.org/10.7208/chicago/9780226206363.001.0001.

Menchik, J. (2016). Islam and Democracy in Indonesia: Tolerance without Liberalism. New York: Cambridge University Press.

Midesia, S. & Nadilla, T. (2022). Feminisme dalam Al-Qur'an. Saree: Research in Gender Studies, 4(1), 57–67. https://doi.org/10.47766/saree.v4i1.1035

Muhammadiyah.or.id (2021). Moderasi Beragama dan Terciptanya Persatuan Kebangsaan. Muhammadiyah.or.id. https://muhammadiyah.or.id/2021/02/moderasi-beragama-dan-terciptanya-persatuan-kebangsaan/

Mulia, M. (2022). Feminisme Islam di Indonesia: Refleksi, Aksi, dan Praxis. Jurnal Perempuan, 27(2), 1–15. https://doi.org/10.34309/jp.v27i2.689

Muqoyyidin, A. W. (2013). Wacana Kesetaraan Gender: Pemikiran Islam Kontemporer tentang Gerakan Feminisme Islam. Al-Ulum, 13(2), 490–511.

Pamungkas, G. & Nuraini, I. A. (2021). Kesenjangan Gender: Perempuan dalam Memperoleh Hak Politik. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik, 6(1), 1–12.

Penerbit Buku Kompas (2010). 1 Abad Muhammadiyah: Gagasan Pembaruan Sosial Keagamaan. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Priandi, R. & Roisah, K. (2019). Upaya Meningkatkan Partisipasi Politik Perempuan dalam Pemilihan Umum di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 1(1), 106–116. https://doi.org/10.14710/jphi.v1i1.106-116

Qodir, Z. (2003). Islam Liberal: Paradigma Baru Wacana dan Aksi Islam Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rachman, B. M. (2010). Reorientasi Pembaruan Islam: Sekularisme, Liberalisme, dan Pluralisme, Paradigma Baru Islam Indonesia. Jakarta: Lembaga Studi Agama dan Filsafat.

Ramadhan, M. R. & Islam, Z. (2022). Peran Pancasila sebagai Pedoman dalam Moderasi Beragama di Indonesia. Civics Education and Social Science Journal (CESSJ), 4(2), 106–118. https://doi.org/10.32585/cessj.v4i2.2924

Rannu, R. & Sari, R. N. (2023). Dinamika Tantangan Iman Generasi Muda Masa Kini dan Strategi Pastoral untuk Mendorong Pertumbuhan Kerohanian. Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 1–15.

Republika (2014). Apa Itu Jaringan Islam Liberal (JIL)?. Republika Online. https://news.republika.co.id/berita/nddhq0/apa-itu-jaringan-islam-liberal-jil

Republika (2019). Moderasi Indonesia dan Keindonesiaan: Perspektif Sosiologis. Republika Online. https://www.republika.co.id/berita/q2fnga385/moderasi-indonesia-dan-keindonesiaan-perspektif-sosiologis

Rohmah, N. & Ulinnuha, L. (2014). Relasi Gender dan Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 345–364. https://doi.org/10.14421/jpi.2014.32.345-364

Samsudin, S. & Lubis, N. H. (2019). Sejarah Munculnya Pemikiran Islam Liberal di Indonesia 1970–2015. Patanjala: Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya, 11(3), 401–416.

Samsudin, S. (2019). Kontroversi Pemikiran Islam Liberal tentang Pluralisme Agama-Agama di Indonesia. Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 14(1), 1–14. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v14i1.1800

Setiawan, E. (2019). Studi Pemikiran Fatima Mernissi tentang Kesetaraan Gender. Yinyang: Jurnal Studi Islam Gender dan Anak, 14(2), 221–244.

Tempo (2005). Koordinator Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla: Kami Tidak Membangun Mazhab. Data Tempo. https://data.tempo.co/MajalahTeks/detail/ARM2018061298052/koordinator-jaringan-islam-liberal-ulil-abshar-abdalla-kami-tidak-membangun-mazhab

Umar, N. (2010). Argumen Kesetaraan Gender Perspektif Al-Qur'an. Jakarta: Dian Rakyat.

Wartini, A. (2016). Tafsir Feminis M. Quraish Shihab: Telaah Ayat-Ayat Gender dalam Tafsir Al-Misbah. Palastren: Jurnal Studi Gender, 6(2), 473–494.

Widi, W., Zahra, A. S., & Ubaidillah (2023). Moderasi Beragama dalam Kajian KH Said Aqil Siradj di Media YouTube. Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 1(2), 239–262. https://doi.org/10.35878/muashir.v1i2.911

Woodlock, R. (2013). Islam and Liberal Citizenship (Review). American Journal of Islam and Society, 30(1), 128–130. https://doi.org/10.35632/ajis.v30i1.1164

Yazid Asshidqi, M., Hanifa, A. N., & Makfi, M. M. (2021). Peran Pesantren dalam Internalisasi Nilai Moderasi Beragama. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 5(1), 55–70. https://doi.org/10.20885/atthullab.vol5.iss1.art5

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Syamsiah, S., & Prayoga, M. A. (2024). Liberalisme dan Reformasi Pemikiran Islam: Kajian Genealogis atas Wacana Keagamaan, Gender, dan Politik di Indonesia. Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama, 9(2), 153–166. https://doi.org/10.47766/almabhats.v9i2.5511

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.