IMPLIKASI PENANAMAN AQIDAH ERA RASULULLAH SAW TERHADAP PERBAIKAN AKHLAK (KAJIAN HADIS DAN SEJARAH)
Main Article Content
Masrizal
Fauzan
Aisyah
Kondisi akhlak masyarakat jahiliyah sebelum kedatangan Islam sangat dipengaruhi oleh ketidaktahuan atau kesalahan dalam pemahaman aqidah yang benar. Praktek-praktek yang melanggar moralitas, seperti perjudian, minuman keras, durhaka kepada orang tua, dzalim kepda tetangga juga umum terjadi dalam masyarakat jahiliyah. Hal ini terjadi karena kurangnya pemahaman yang benar tentang aqidah yang mencakup konsep-konsep seperti takwa, keadilan, dan kesucian. Oleh karena itu, ketika aqidah tidak benar atau belum benar dipahami, hal ini berdampak negatif pada akhlak masyarakat. Padahal begitu banyak contoh-contoh yang sudah dipraktekkan oleh Rasulullah Saw baik itu bersumber dari hadis-hadis shahih ataupun dari sejarah yang dituliskan oleh para ulama. Dari permasalahan tersebut, maka dapat dibuat rumusan masalah: 1. Bagaimana implikasi aqidah era Rasulullah Saw terhadap perbaikan akhlak manusia dengan Allah Swt? 2. Bagaimana implikasi aqidah era Rasulullah Saw terhadap perbaikan akhlak manusia dengan sesama manusia? 3. Bagaimana implikasi aqidah era Rasulullah Saw terhadap perbaikan akhlak manusi dengan lingkungan sekitar? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implikasi aqidah era Rasulullah Saw terhadap perbaikan akhlak manusia dengan Allah Swt, manusia sesama manusia dan manusia dengan lingkungan sekitar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kualitatif (library research). Penelitian ini menggunakan kajian hadis dan sejarah dengan pendekatan yang penulis gunakan adalah pendekatan tekstual dan kontektual. Sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif. Adapun pengumpulan data dengan bentuk dokumentasi. Tehnik analisis data penulis menggunakan analisis isi (content analisis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implikasi aqidah era Rasulullah Saw terhadap perbaikan akhlak manusia dengan Allah Swt, sesama manusia dan dengan lingkungan sekitar yaitu : bertambah kokohnya keyakinan kepada Allah Swt, semakin cinta akan sunnah-sunnah Rasulullah Saw, makin meningkat bentuk birrul walidain, akan semakin terjaga hak-hak tetangga, tidak berbuat dzalim walaupun kepada hewan dan tumbuhan terjaga keasriannya. Dengan hasil demikian, maka masih sangat relevan apa yang peneliti tuliskan di sini untuk diterapkan oleh masyarakat zaman modern ini sehingga akhlak-akhlak generasi dewasa ini sesuai dengan apa yang dulu pernah di contohkan oleh Rasulullah Saw.
Kata Kunci : Implikasi, Aqidah Era Rasulullah Saw, Perbaikan Akhlak.
Abdullah bin Abdil Aziz al JIbrin, Syarah Tashil Aqidah al Islamiyah: cet.v, Riyadh: Maktabah ar Rusy,1435.
Azyumardi Azra, Pendidikan Islam Tradisi da Modernisasi Menuju Millenium Baru, Jakarta : Logos, 2000.
Ahmad Saebani, dkk. Ilmu Akhlak. Cet.I, Bandung: Pustaka Setia, 2010.
Abd. Chalik, Pengantar Studi Islam: cet.6, Surabaya, kopertais IV Pres, 2014.
Fauzan, Abdullah, Kitab Tauhid, Cet. III. Terj. oleh Ainul Haris Arifin, Jakarta: Darul Haq, 1999.
Muhammad Fauzal Adhim, Mendidik Anak Menuju Taklif, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.
Moh Roqib, Ilmu pendidikan Islam, Yogyakarta: LKiS Yogyakarta, 2009.
Malik Fadjar dan Maksum Umar Zuhairini, Moh. Kasiram, Abdul Ghofir, Tajdab, Sejarah Pendidikan Islam, XII, Jakarta: Bumi Aksara, 2013.
Muhammad al-Ghazaly, al-Islamu al-Muftara Alaihi Baina al-Syuyuu’iyyin wa al-Ra’samaliyyin, Islam di antara Komunisme dan Kapitalisme, terj. H Chudri Thaib, Surabaya: PT. Bina Ilmu, 1985.
Ibn Miskawaih, Tahdzib al-Akhlaq wa Tathhir al-A’raq, Mesir: al-Mathba’ah al-Mishriyah, 1934.
Jamil Shaliba, al-Mu’jam al-Falsafi, Juz I, Mesir: Dar al-Kitab al-Mishri, 1978.
Luis Ma’luf, Kamus al-Munjid, (Beirut: al-Maktabah al-Katulikiyah, tt. 1944; Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 1991.
Sayyid Sabiq, Unsur-Unsur Kekuatan dalam Islam, terj. Muhammad Abadi Rathony, Surabaya : Ahmad Nabhan, 1981.
Yazid Abdul Qadir Jawas, Syarah Ahlussunnah wal Jamaah: cet. XVI, Jakarta: Pustaka Imam Syafi’I, 2017.
Yunahar Ilyas, Tipologi Manusia Menurut Alqur’an, Labda Prees, 2007.




