About the Journal
Saree dalam bahasa Aceh artinya rata, sejajar, dan setingkat. Kata Saree secara filosofis menggambarkan keseimbangan antara laki-laki dan perempuan. Keseimbangan mengacu kepada kolaborasi peran antara laki-laki dan perempuan yang menekankan pada konsep keharmonisan dalam hubungan antara laki-laki dan perempuan, tanpa perbedaan kedudukan, kekayaan, keturunan, suku, ras dan golongan. Ruang lingkup kajian fokus kepada gender dan anak berbasis keIslaman. Jurnal ini menerima tulisan tentang isu-isu gender dan anak dari berbagai perspektif, termasuk agama, ekonomi, budaya, sejarah, pendidikan, hukum, seni, komunikasi, dan politik. Jurnal Saree berada di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe dan terbit dua kali dalam setahun di bulan Juni dan Desember. e-ISSN: 2746-4466
Saree in Acehnese means even, equal, and level. The word Saree philosophically describes the balance between men and women. Balance refers to the collaboration of roles between men and women that emphasizes the concept of harmony in the relationship between men and women, without differences in position, wealth, descent, ethnicity, race and class. The scope of the study focuses on Islamic-based gender and children. It welcomes submissions on gender and child issues from any perspective, including religion, economics, culture, history, education, law, art, communication, and politics. Saree : Research in Gender Studies with e-ISSN: 2746-4466 is under the Institute for Community Service and Research (LP2M) UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe and published twice a year in June and December. e-ISSN: 2746-4466
Current Issue
Articles
-
Women’s Struggle in Brian Khrisna’s Sisi Tergelap Surga: A Feminist Perspective on Indonesian Urban Patriarchy
Abstract View: 0 PDF Download: 0 -
Promoting Fathers’ Roles through the Implementation of the Sekolah Bersama Ayah Program: A Qirā’ah Mubādalah Perspective
Abstract View: 0 PDF Download: 0


