Tantangan Pembelajaran PAI dalam Menghadapi Deepfake dan Disinformasi Keagamaan: Analisis Literatur tentang Literasi Digital Islami

Authors

  • Zaky Ul Ilmi STMIK Indonesia Banda Aceh
  • Fitri Wahyuningsih STAI Al-Hikmah Pariangan Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.47766/pase.v5i1.6765

Keywords:

Deepfake, Disinformasi Keagamaan, Literasi Digital Islami, Pembelajaran PAI

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) telah menghadirkan fenomena deepfake yang semakin kompleks dan menimbulkan tantangan baru dalam dunia pendidikan, khususnya Pendidikan Agama Islam (PAI). Teknologi deepfake memiliki kemampuan untuk memanipulasi konten audio, visual, maupun video sehingga berpotensi digunakan untuk menghasilkan disinformasi keagamaan yang sulit dibedakan dari informasi autentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan pembelajaran PAI dalam menghadapi fenomena deepfake dan disinformasi keagamaan serta mengkaji peran literasi digital Islami sebagai pendekatan solutif. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan melakukan analisis terhadap berbagai literatur ilmiah, buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik literasi digital Islami, deepfake, dan pendidikan agama. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama pembelajaran PAI meliputi rendahnya kemampuan literasi digital kritis pendidik dan peserta didik, meningkatnya kerentanan konten keagamaan terhadap manipulasi digital, serta belum optimalnya integrasi etika digital dalam kurikulum PAI. Literasi digital Islami menawarkan kerangka pedagogis yang mengintegrasikan nilai tabayyun (verifikasi informasi), siddiq (kejujuran), amanah (tanggung jawab), dan fathanah (kecerdasan) dalam aktivitas digital. Oleh karena itu, integrasi literasi digital Islami ke dalam pembelajaran PAI menjadi kebutuhan strategis untuk membentuk peserta didik yang kritis, beretika, dan mampu menghadapi perkembangan teknologi digital secara bertanggung jawab.

References

Al Hakim, H., & Susilo, M. J. (2026). Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Literasi Digital Siswa: Kajian Literatur. Al-Mudarris (Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam), 9(1), 161-172. https://doi.org/10.23971/mdr.v9i1.11188

Andora, M., Firanti, S. A., Harto, K., & Pratama, I. P. (2026). Integrasi keterampilan abad ke-21 berbasis 4C dan literasi digital dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam untuk penguatan karakter peserta didik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(02), 165-176. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.45763

Azis, A. R., & Rusydiyah, E. F. (2025). Literasi digital dalam pendidikan Islam: Menavigasi tantangan dan peluang media sosial untuk pembelajaran agama. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 100-117. https://ejournal.iaihnw-lotim.ac.id/an-nahdlah/index.php/an-nahdlah/article/view/729

Azizah, N., Wijaya, K., & Izzati, N. R. (2024). Pembelajaran PAI Berbasis Media Digital Untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik di Abad 21. At Turots: Jurnal Pendidikan Islam, 77-88. https://doi.org/10.51468/jpi.v6i1.492

Chesney, B., & Citron, D. (2019). Deep fakes: A looming challenge for privacy, democracy, and national security. Calif. L. Rev., 107, 1753. https://doi.org/10.15779/Z38RV0D15J

Creswell, J. W. (2023). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (7th ed.). Pearson.

Creswell, J. W., & Guetterman, T. C. (2022). Educational research: Planning, conducting, and evaluating quantitative and qualitative research (6th ed.). Pearson.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2023). The Sage handbook of qualitative research (6th ed.). Sage Publications.

Dixit, A., Kaur, N., & Kingra, S. (2023). Review of audio deepfake detection techniques: Issues and prospects. Expert Systems, 40(8), e13322. https://doi.org/10.1111/exsy.13322

Fahriah, F., Ma'ruf, H., Yaqin, H., Hamdan, H., & Hamrani, H. (2026). The Integration of the Iqra Paradigm and the Value of Tabayyun: Strengthening Character-Based Digital Literacy to Counter Misinformation on Social Media. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 4(2), 372-386.

https://doi.org/10.62976/ierj.v4i2.1945

Ferdinan, Fattah, A., Nashir, A., Muthaharah, S., & Waeno, M. (2026). Examining the enactment of digital literacy in Islamic education across two school contexts in Indonesia and Thailand. Discover Education, 5(1), 764. https://doi.org/10.1007/s44217-026-02044-1

Fikar, Z., Mu’minin, N., & Putri, M. K. (2026). Rekonstruksi Fikih Informasi terhadap Deepfake Keagamaan di Era Artificial Intelligence: Pendekatan Maqāṣid al-Syarī ‘ah. Syariah: Journal of Fiqh Studies, 4(1), 73-98. https://doi.org/10.61570/syariah.v4i1.323

Hasibuan, M. A. P., & Munandar, M. (2026). Hadis tentang Tabayyun sebagai Fondasi Literasi Digital dalam Menangkal Hoaks. INTEGRASI: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 4(01), 213-229. https://www.husin.id/index.php/integrasi/article/view/252

Hidayah, N., Murfianti, F., Purnama, F. Y., & Fadhilah, N. (2026). Sacred symbols, synthetic lies: The hijacking of religious authority in AI-generated religious disinformation in Indonesia. Esensia, 27(1), 68-85. https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/esensia

Hidayatulah, A. S., Sholikah, M. A., Hadi, I. A., Nugroho, W., & Yusuf, M. H. (2025). Strategies for Strengthening Digital Islamic Religious Education in Overcoming Religious Disinformation. Journal of English Language and Education, 10(3), 254-262.

https://www.jele.or.id/index.php/jele/article/view/896

Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2021). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Karmani, F., Al Mahmudi, F., & Novitasari, S. A. (2026). The Influence of Religiosity and Digital Literacy on Anti-Religious Misinformation Behavior Among Social Media Users in Indonesia, West Science Islamic Studies, 4(03), 257-268. https://doi.org/10.58812/wsiss.v4i03.2983

Khanjani, Z., Watson, G., & Janeja, V. P. (2023). Audio deepfakes: A survey. Frontiers in Big Data, 5, 1001063. https://doi.org/10.3389/fdata.2022.1001063

Ma’arif, M. G., Sinaga, A. I., Yusmardani, I., Hanifah, M. N., & Zamiri, Z. (2025). Tabayyun sebagai etika literasi digital: Analisis hadis tematik dalam merespons disinformasi di era media sosial. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 1870-1881. https://doi.org/10.56832/edu.v5i3.2477

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2021). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Mirsky, Y., & Lee, W. (2021). The creation and detection of deepfakes: A survey. ACM computing surveys (CSUR), 54(1), 1-41.

https://doi.org/10.1145/3425780

Nursetyo, K. I. (2015). E-portofolio sebagai penilaian autentik dalam Kurikulum 2013. Jurnal Teknodik, 207-216.

https://doi.org/10.32550/teknodik.v19i2.161

Oktahariana, A., Zaini, Z. A. H., & Ilmi, A. F. (2025). Digital literacy in problem-based learning for Islamic Religious Education. IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education), 6(1), 222-235.

https://doi.org/10.37567/ijgie.v6i1.3816

Pérez-Escoda, A., Ortega-Fernández, E., & Martínez-Otón, L. (2026). Enhancing teachers’ digital competence for combating disinformation and fake news through the use of social media in classroom. Journal of New Approaches in Educational Research, 15(1), 4.

https://doi.org/10.1007/s44322-026-00051-6

Pratama, R. A., Rohfitta, N., Silpa, S., Sidiq, M. A., & Anwar, C. (2026). Integrasi literasi digital dalam pembelajaran PAI untuk menghadapi disinformasi keagamaan di era digital. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 8(2), 736-748. https://doi.org/10.61227/arji.v8i2.753

Putra, D. H. A. (2025). Optimizing digital technology in progressive Islamic education to enhance public literacy and combat hoaxes. Multicultural Islamic Education Review, 63-74.

https://doi.org/10.23917/mier.v3i1.9915

Sahlan, M. (2024). Model Pembelajaran Project Based Learning Berbasis Literasi Digital untuk Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri Batang Jawa Tengah. AHSANA MEDIA: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-Islaman, 10(2), 187-199. https://doi.org/10.31102/ahsanamedia.10.2.2024.187-199

UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. https://unesdoc.unesco.org

UNESCO. (2023). Guidelines for the governance of digital platforms.

https://www.unesco.org

Vaccari, C., & Chadwick, A. (2020). Deepfakes and disinformation: Exploring the impact of synthetic political video on deception, uncertainty, and trust in news. Social media+ society, 6(1), 2056305120903408. https://doi.org/10.1177/2056305120903408

Zaldi, A., Aeni, A. N., Zakaria, G. A. N., Milah, A. I. S., Novianti, R., Solihat, A., ... & Maulida, F. (2026). Improving Student Engagement and Outcomes Through a Digital Project-Based Learning Model in Islamic Education. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 15(4), 600-620. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v15i4.23774

Downloads

Published

2026-06-30